Etika Dalam Pendidikan

  Etika  dalam Pendidikan dan Filosofi Pendidikan Karakter


1.  Etika  dalam Pendidikan 

 A.pengertian Etika

Etika adalah istilah yang berasal dari bahasa Yunani jiwa khas suatu bangsa yang mana berarti adat adat istiadat. pengertian etika sering disamakan denganpengertian akhlak dan moral dan ada pula ulama yang mengatakan bahwa akhlak merupakan etika Islam. Etika adalah bagian filsafat yang mengajar tentang keluhuran budi (baik buruk).(rahmaniyah,2009).Etika timbul di dalam kehidupan bermasyarakat,artinya adanya etika dalam kehidupan bersama antara orang dengan orang atau karena manusia itu hidup bermasyarakat. Jika seorang manusia hidup sendirian sama sekali tidak berhubungan dengan manusia lain, maka bagi manusia tersebut tidak ada masalah etika. Namun, pada dasarnya manusia itu tidak dapat hidup sendiri. Jadi, etika itu sangat diperlukan.

B.Fungsi Etika

Etika berfungsi sebagai penilai, penentu dan penetrasi terhadap sesuatu Perbuatan yang dilakukan oleh manusia, yaitu apakah Perbuatan tersebut akan dinilai baik, buruk, mulia, sama, hina dan sebagainya. Dengan demikian, etika berperan sebagai konseptor terhadap jumlah perilaku yang dilaksanakan oleh manusia. Etika lebih mengacu untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang ada. 

 C.pengertian Etika pendidikan

Etika pendidikan bisa diartikan sebagai ilmu atau pelajaran etika,mengenai teori bagaimana seharusnya berperilaku atau melakukan dan tidak melakukan sesuatu terhadap orang lain, khususnya dalam praktik pendidikan.Etika pendidikan itu sendiri berisi aturan perilaku yang diterima secara sosial yang memberi tekanan pejabat-pejabat pendidikan untukmemelihara kesadaran nilai yang tinggi dan kejujuran serta adil dalam memberi layanan untuk umum.Etika pendidikan berisi aturan perilaku yang diterima secara sosial yang memberi tekanan pejabat- pejabat pendidikan untuk memelihara kesadaran nilai yang tinggi dan jujur serta adil dalam memberi layanan kepada publik.

D.Pentingnya sebuah Etika dalam pendidikan

Etika sebenarnya memiliki cakupan yang sangat luas di dalam mengatakan sikap dan tingkah laku dalam berinteraksi dengan lingkungan. Siapapun yang ingin anaknya menjadi seorangyang berakhlak/beretika, maka hendaklah ia memelihara,hormat, rendah hati, dalam setiap tindakan. Etika yang dimiliki seseorang permainan kata-kata akan dapat meningkatkan harga diri seseorang tersebut. Begitu juga jadi ketika seorang anak lari dari etika,secara sosial anak ini dalam lingkungan akan bermasalah dan mungkin dia akan dikucilkan. Oleh karena itu, beranjak dari kondisi ini semua maka etika menjadi sesuatu yang penting ada dalam sistem pendidikan kita.


Sebagai cabang filsafat yang membicarakan tingkah laku manusia, etika memberikan standar atau penilaian terhadap perilaku. Oleh karena itu, etika terbagi menjadi empat klasifikasi yaitu:

• Etika Deskriptif: Etika yang hanya menerangkan apa adanya tanpa memberikan penilaian terhadap objek yang diamati.

• Etika Normatif: Etika yang mengemukakan suatu penilaian mana yang baik dan buruk, dan apa yang sebaiknya dilakukan oleh manusia.

• Etika Individual: Etika yang objeknya manusia sebagai individualis. Berkaitan dengan makna dan tujuan hidup manusia.

• Etika Sosial: Etika yang membicarakan tingkah laku manusia sebagai makhluk sosial dan hubungan interaksinya dengan manusia lain. Baik dalam lingkup terkecil, keluarga, hingga yang terbesar bernegara.

Klasifikasi di atas menegaskan bahwa etika erat kaitannya dengan penilaian. Karena pada hakikatnya etika membicarakan sifat manusia sehingga seseorang bisa dikatakan baik, bijak, jahat, susila atau sebagainya. Secara khusus etika ada pada prinsip manusia sebagai subjek sekaligus objek, bagaimana manusia berperilaku atas tujuan untuk dirinya sendiri dan tujuan untuk kepentingan bersama.

2. Filosofi Pendidikan Karakter

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia 2008 karakter merupakan sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain.

A. pengertian pendidikan karakter

pengertian pendidikan karakter adalah suatu usaha manusia secara sadar dan terencana untuk mendidik dan memberdayakan potensi peserta didik guna membangun karakter pribadinya menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan.. Adapun pengertian Pendidikan Karakter menurut para ahli, yaitu:

    • T. Ramli (2003): pengertian pendidikan karakter adalah pendidikan yang baru esensi dan makna terhadap moral dan akhlak jadi hal tersebut akan mampu membentuk pribadi peserta didik yang baik.

    • B. Suyanyo (2009): pendidikan sebagai cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas setiap individu untuk hidup dan kerja sama,bai dalam lingkup keluarga, masyarakat,bangsa, maupun Negara

B. Tujuan dan Fungsi Pendidikan Karakter

Tujuan pendidikan karakter yaitu menciptakan bangsa yang kuat, kompetitif, mempunyai karakter baik, bermoral, toleransi, kerjasama, cinta tanah air, perkembangan yang dinamis, serta mempunyai ilmu pengetahuan dan teknologi yang kesemuanya itu di dorong oleh  oleh kelima sila dalam Pancasila.

Dalam publikasi Pusat Kurikulum tersebut dinyatakan bahwa pendidikan karakter berfungsi: 

1. Mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik. 

2. Memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multikultur. 

3. Meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia.

C. Dasar filosifi pendidikan karakter

Dasar filosifi pendidikan karakter ada tiga yaitu 

1. dasar ontologis, 

Ontologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Ontos (hakikat) dan Logos (teori). Filsafat ontologi membicarakan hakikat segala sesuatu, ini berupa pengetahuan tentang hakikat segala sesuatu, ilmu yang mempelajari prinsip yang paling mendalam. 

2. dasar epistemologis, 

Epistemologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Episteme (pengetahuan) dan Logos (teori). Filsafat Epistemologi merupakan cabang filsafat yang menceritakan tentang asal dan kebenaran objek. 

3. dasar aksiologis. 

Aksiologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Axios (nilai) dan Logos (teori). Filsafat Aksiologi merupakan cabang filsafat ilmu yang mempertanyakan bagaimana manusia menggunakan ilmunya.Objek material aksiologi adalah perbuatan atau tingkah laku manusia secara sadar dan bebas.


Anda juga dapat menonton:https://youtu.be/ZsiJD8WLyVg

Komentar